Home GALLERY Jangan Lewatkan 7 Nilai Outbound Ini!

Jangan Lewatkan 7 Nilai Outbound Ini!

Banyak  pakar psikologi perkembangan manusia meyakini bahwa kegiatan fisik yang menyenangkan memunculkan banyak hal positif bagi tubuh.

Selain berguna bagi kesehatan, kegiatan fisik juga mengaktifkan syaraf-syaraf sensorik tubuh kita. Semakin kita banyak melakukan kegiatan fisik, syaraf sensorik akan terus aktif dan beradaptasi dengan lingkungannya. Bandingkan dengan beberapa dari kita yang jarang melakukan kegiatan fisik di luar dan menghabiskan berjam-jam mengakses internet dan berkutat pada jejaring sosial.

Dalam beberapa kesempatan, saya diundang untuk memberikan sesi leadership untuk kids zaman now,  dan apa yang saya rasakan saat berhadapan dengan mereka adalah respon yang begitu lambat, bahkan terkesan anak-anak ini malas bergerak. Saya tidak bisa menyimpulkan bahwa hal itu disebabkan oleh kebiasaan mereka berjam-jam terbenam dalam berselancar di dunia maya, tetapi bisa jadi demikian. Sebab, jika saya bandingkan dengan pengalaman saya lima belas tahun silam, ketika saya mengajar anak-anak sekolah minggu, respon nya sangat beda sekali. Waktu itu, anak-anak belum memegang smart phone sehingga sangat aktif bermain. Ketika kita sering melakukan kegiatan fisik, tentu tubuh kita terbiasa untuk bergerak dan merespon apalagi bila kegiatan fisik tersebut dilakukan bersama-sama dengan orang lain, pastilah ada hal-hal baru yang kita dapatkan.

Kegiatan outbound merupakan salah satu wadah bagi kita untuk melakukan kegiatan penyegaran (refreshment) di luar rutinitas harian kita. Selain sebagai kegiatan penyegaran, outbound yang disusun dengan baik akan memberi “ruang belajar” bagi setiap peserta untuk bisa menggali nilai-nilai yang ditawarkan. Untuk itu, pastikan bahwa program outbound Anda didesain dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan sasaran yang ingin dicapai dan kondisi menyeluruh para pesertanya. Outbound yang baik selalu akan mengedepankan kebutuhan para pesertanya serta sebisa mungkin menyesuaikan dengan kondisi riil para peserta. 

Outbound merupakan salah satu kegiatan fisik yang sarat dengan nilai-nilai pembelajaran karena dilakukan bersama-sama. Berikut beberapa nilai yang dapat kita ambil dari kegiatan outbound:

  1. Mengenal Diri. Sebenarnya, proses pengenalan diri bisa kita lakukan kapan pun, akan tetapi dalam kegiatan outbound, biasanya peserta akan mudah mengenali dirinya dengan memperhatikan emosi-emosi yang ia tampilkan saat bermain. Bagaimana ia beraksi terhadap permainan-permainan yang disuguhkan oleh fasilitator outbound menjadi salah satu cara bagi peserta untuk mengetahui siapa dirinya. Apakah dia seorang dominan, atau seorang yang mengikut arus, atau seorang penggembira, hal-hal tersebut dapat dengan mudah dipotret.
  2. Mengenal dan Memahami Orang Lain. Pengenalan akan orang lain juga sangat mudah kita alami dalam sebuah kegiatan outbound. Pasalanya, dalam permainan-permainan yang disajikan, orang secara tak sadar memunculkan karakter aselinya. Tak jarang bila kita memiliki teman yang pendiam di kehidupan sehari-hari, saat outbound dia tampil lebih aktif memberikan ide-ide penyelesaian masalah. Atau, teman lain yang biasanya terkenal sabar tiba-tiba ingin terus mendominasi permainan.
  3. Mengalami Perbedaan. Permainan-permaianan outbound biasanya didesain supaya bisa dimainkan oleh sekelompok peserta dengan memberikan tantangan untuk dipecahkan bersama. Meskipun demikian, permainan outbound harus tetap diramu supaya bisa dialami dengan suasana yang menyenangkan. Dengan begitu, masing-masing peserta dapat lebih mudah mengekspresikan diri. Di sinilah biasanya perbedaan masing-masing peserta muncul secara alami. Perbedaan yang ada tidak bisa dihindari karena dalam kelompok mereka harus tetap menyelesaikan permainan yang diberikan. Ketika masing-masing peserta mampu mengalami perbedaan ini sebagai pengalaman bersama, dipastikan kelompok akan bisa menikmati permainan dengan sesungguhnya. Dalam perbedaan mereka menumbuhkan kekuatan.
  4. Mengembangkan Komitmen.  Ketika sebuah project dibuat untuk dimainkan bersama, fasilitator outbound memiliki tugas untuk selalu mengingatkan bahwa selama acara berlangsung setiap peserta harus memegang komitmen bersama; untuk selalu jujur, proaktif, gembira, menghargai orang lain, dan disiplin dengan aturan bersama. Hal ini penting demi kesuksesan acara outbound. Menjaga komitmen demi keberhasilan bersama ini sangat penting supaya tujuan atau sasaran dari outbound bisa tercapai dengan maksimal.
  5. Menumbuhkan Empati. Dalam sebuah outbound, sudah pasti kita akan bermain dengan bermacam-macam karakter orang. Dalam banyak kegiatan, kelompok dibentuk secara acak sehingga peserta tidak akan bisa memiliu siapa yang ia suka untuk menjadi kelompok. Sebenarnya, hal ini justru memberi peluang bagi peserta untuk belajar memahami nilai empati. Secara sederhana, empati bisa kita artikan sebagai bersikap dengan memperhatikan kebutuhan dan cara pandang orang yang kita hadapi. Di sinilah kita belajar menurunkan ego kita, memahami orang lain, dan lebih memandang masalah dengan menyelaraskan pikiran dan perasaan kita dengannya.
  6. Belajar Bekerjasama dan Berkomunikasi secara Efektif. Tentu kita semua tahu bahwa tujuan kegiatan outbound biasanya adalah untuk memperkuat kerjasama sebuat tim kerja. Hal itu tentunya tidak salah. Akan tetapi, kita tentu setuju bahwa ada perbedaan mendasar atara bekerja bersama dan bekerjasama. Hal ini sering kuramg diperhatikan dalam kegiatan outbound. Kerjasama dianggap berhasil ketika mereka bisa bekerja bersama. Padahal, bekerjasama bukan sekedar bekerja bersama. Dalam kerjasama yang baik terdapat proses komunikasi yang perlu dikuasai. Komunikasi antar-peserta yang dapat menyatukan visi dan misi mereka. Komunikasi ini perlu dilatih dalam setiap permainan yang disajikan. Dalam komunikasi itu, masing-masing peserta diandaikan memiliki perspektif yang sama tentang apa yang dikomunikasikan. Masing-masing peserta memahami peran dan fungsinya serta secara jelas memiliki tujuan yang sama. Di sini lah peran fasilitator sangat penting supaya masing-masing peserta benar-benar menggunakan outbound sebagai ruang belajar yang kaya ilmu sekaligus menyenangkan.
  7. Belajar Bersinergi. Saat ini, kemampuan bersinergi sangat penting bagi setiap orang, terutama dalam kaitannya dengan dunia usaha. Berkembangnya teknologi membuat gerak bisnis begitu cepat dan membuka batas-batas yang selama ini ada. Perkembangan teknologi terutama berkaitan dengan internet, telah memudahkan manusia untuk berbisnis bahkan dengan modal kecil sekali pun. Orang muda yang menguasai teknologi internet memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan bisnis start up. Di tengah keterbukaan dan kecepatan dunia bisnis tersebut, kita perlu membangun sinergi untuk maju bersama. Bukan saja dalam hal bisnis, dalam banyak hal kemampuan bersinergi ini dibutuhkan. Sudah saatnya bagi kita untuk bisa membangun sinergi dari seluruh penjuru potensi yang kita punya.

Jika Anda membutuhkan program outbound dengan desain sesuai dengan karakter organisai Anda, silakan menghubungi Lontar Edukasindo di info@lontaredukasindo.com atau melalui WA 085885527528.

Salam Sukses dari kami,

Simon Sugito